Megapolitan

Wisuda Universitas Paramadina, Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

Fahroji
475
×

Wisuda Universitas Paramadina, Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

Sebarkan artikel ini
Orasi ilmiah Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D. (Foto: ist)

EMSATUNEWS.CO.ID, JAKARTAUniversitas Paramadina menegaskan komitmennya mencetak lulusan berintegritas, adaptif, dan inovatif dalam Wisuda ke-44 melalui sambutan Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. dan orasi ilmiah Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D. Acara berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Henri Tambunan menegaskan Paramadina memiliki mandat sebagai “Kampus Peradaban” yang tidak sekadar menghasilkan tenaga kerja, tetapi membentuk lulusan berdaya dampak.

Baca Juga :  Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

“Paramadina lahir dari gagasan besar pendirinya, Almarhum Nurcholish Madjid, yang membentuk identitas sebagai ‘Kampus Peradaban’,” ujar Henri.

Ia menekankan bahwa dunia membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.
“To educate a person in the mind but not in morals is to educate a menace to society,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Yassierli menyoroti perubahan besar dunia kerja akibat AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Menurutnya, lulusan masa depan harus memiliki triple readiness: keterampilan teknis, human skills, dan kesiapan masuk pasar kerja.

Baca Juga :  Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

“AI tidak bekerja optimal tanpa Human Skills,” ujar Yassierli.

Ia juga menekankan pentingnya pola pikir inovatif dan adaptif dalam menghadapi disrupsi.

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini menyatakan wisuda ini menjadi momentum melahirkan lulusan yang siap menjadi penggerak perubahan.