Megapolitan

Wisuda Universitas Paramadina, Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

Fahroji
431
×

Wisuda Universitas Paramadina, Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

Sebarkan artikel ini
Orasi ilmiah Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D. (Foto: ist)

EMSATUNEWS.CO.ID, JAKARTAUniversitas Paramadina menegaskan komitmennya mencetak lulusan berintegritas, adaptif, dan inovatif dalam Wisuda ke-44 melalui sambutan Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. dan orasi ilmiah Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D. Acara berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Henri Tambunan menegaskan Paramadina memiliki mandat sebagai “Kampus Peradaban” yang tidak sekadar menghasilkan tenaga kerja, tetapi membentuk lulusan berdaya dampak.

Advertisement
Baca Juga :  PT USM Berkah Indonesia Bersama HIPELKI Salurkan Bantuan Alat Medis untuk Korban Gempa 7,7 SR di Myanmar

“Paramadina lahir dari gagasan besar pendirinya, Almarhum Nurcholish Madjid, yang membentuk identitas sebagai ‘Kampus Peradaban’,” ujar Henri.

Ia menekankan bahwa dunia membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.
“To educate a person in the mind but not in morals is to educate a menace to society,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Yassierli menyoroti perubahan besar dunia kerja akibat AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Menurutnya, lulusan masa depan harus memiliki triple readiness: keterampilan teknis, human skills, dan kesiapan masuk pasar kerja.

Baca Juga :  HISFARSI Jakarta Bakti Sosial Ramadhan di SDN Pademangan Timur 03

“AI tidak bekerja optimal tanpa Human Skills,” ujar Yassierli.

Ia juga menekankan pentingnya pola pikir inovatif dan adaptif dalam menghadapi disrupsi.

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini menyatakan wisuda ini menjadi momentum melahirkan lulusan yang siap menjadi penggerak perubahan.