Emsatunews.co.id, Pemalang – Proses rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang memasuki babak baru. Setelah merampungkan seleksi awal, panitia kini resmi mengumumkan daftar nama peserta yang berhak melaju ke Uji Kompetensi Tahap 2.
Bagi warga Pemalang yang telah mendaftar, pengecekan hasil seleksi tahap 1 dapat dilakukan melalui lampiran resmi BPS. Peserta yang dinyatakan lolos diinstruksikan untuk segera bergabung dalam grup WhatsApp koordinasi melalui tautan https://s.bps.go.id/3327_wa_se guna mendapatkan arahan teknis lebih lanjut.
Pengumuman peserta yang lolos klik :
https://drive.google.com/file/d/15djBZnn9p-tfQHvn4X7-8NM13xsWBfqL/view
Ujian Digelar Serentak Hari Minggu
Sesuai jadwal yang dirilis, Uji Kompetensi Tahap 2 akan dilaksanakan secara daring pada Minggu, 17 Mei 2026. Ujian ini dibuka dalam rentang waktu yang cukup panjang, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
Kewajiban mengikuti ujian tahap kedua ini tidak hanya berlaku bagi peserta baru yang lolos tahap 1, tetapi juga bagi seluruh Mitra Statistik 2026 yang telah menerima penawaran kegiatan SE2026 per tanggal 14 Mei 2026 kemarin.
Peserta dapat mengakses naskah soal pada waktu yang ditentukan melalui laman: https://s.bps.go.id/3327_ukom2_se.
Perubahan Agenda Administrasi
Selain pengumuman ujian, pihak BPS Kabupaten Pemalang juga menginformasikan adanya penundaan agenda administratif. Pengumpulan berkas berupa Surat Pernyataan Kesanggupan serta Izin Atasan yang sebelumnya dijadwalkan pada 18-19 Mei 2026, secara resmi diundur.
Pembaruan mengenai jadwal susulan pengumpulan berkas akan diinformasikan secara eksklusif melalui grup WhatsApp resmi peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan efisiensi koordinasi antara panitia dan calon petugas di lapangan.
Pihak panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, di mana keputusan yang dikeluarkan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BPS untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat melalui petugas yang berintegritas.( Joko Longkeyang).















