Emsatunews.co.id, Pemalang – Upaya memperkuat sistem mitigasi bencana di tingkat akar rumput terus digenjot Pemerintah Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung apel pengukuhan serta simulasi uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, yang kini resmi memiliki satuan tugas khusus berbasis komunitas untuk menghadapi potensi ancaman alam.
Respons Cepat Pemerintah Pusat
Pengukuhan ini terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Sosial menyerahkan bantuan logistik guna mendukung kesiapsiagaan bencana di wilayah Kecamatan Pulosari, yang dikenal sebagai salah satu zona rawan bencana di Pemalang.
Wamensos menegaskan bahwa penguatan KSB merupakan langkah krusial agar masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi menjadi subjek yang tangguh dalam melakukan penanganan awal saat keadaan darurat terjadi.
Santunan Bagi Korban Pohon Tumbang
Selain fokus pada mitigasi, sisi kemanusiaan juga menjadi sorotan dalam seremoni ini. Wamensos Agus Jabo Priyono menyerahkan santunan ahli waris kepada keluarga dari tiga korban jiwa akibat peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Kabupaten Pemalang beberapa waktu lalu.
Uji Ketangkasan Melalui Simulasi
Usai prosesi pengukuhan, para relawan KSB Desa Penakir menunjukkan ketangkasan mereka dalam simulasi uji SOP. Simulasi ini meliputi koordinasi komunikasi, teknik evakuasi, hingga manajemen penyaluran bantuan di lapangan.
Bupati Anom Widiyantoro berharap, dengan dikukuhkannya KSB ini, Desa Penakir dan sekitarnya mampu meminimalkan risiko dampak bencana melalui prosedur yang terukur dan terencana secara mandiri.**( Joko Longkeyang).















