Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Aksi Cepat PMI Pemalang: Evakuasi Dua Remaja Tenggelam di Kali Waluh Tuntas

Joko Longkeyang
9
×

Aksi Cepat PMI Pemalang: Evakuasi Dua Remaja Tenggelam di Kali Waluh Tuntas

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Tim respons cepat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang bersama unsur SAR gabungan akhirnya berhasil menuntaskan operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua remaja yang hilang di aliran Kali Waluh, Desa Penggarit, Kecamatan Taman. Setelah pencarian intensif selama tiga hari, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (25/5/2026).

​Misi kemanusiaan ini berakhir setelah jasad korban terakhir ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung dilarikan ke kamar jenazah RSUD M. Ashari Pemalang.

Advertisement

​Kronologi Pencarian Intensif

​Tragedi ini bermula pada Sabtu sore (23/5/2026), ketika dua remaja asal Dusun Pesapen, Desa Saradan, yakni Alif (16) dan Alfi (16), berlatih dayung menggunakan kayak di area Bendungan Lais. Nahas, keduanya tidak kembali hingga malam hari, sementara kendaraan mereka masih tertinggal di lokasi Benowo Park.

Baca Juga :  Gelar Perayaan Natal Bersama, PTPN Regional Sumatera Utara bersama PT KINRA Salurkan Program TJSL ke Sejumlah Panti Sosial

​Ketua PMI Kabupaten Pemalang melalui personel di lapangan melaporkan bahwa proses evakuasi dilakukan secara bertahap sejak Senin dini hari.

​1. Pukul 05.50 WIB: Korban pertama, Alif, ditemukan di bawah pintu air bendungan sisi utara.

​2. Pukul 11.30 WIB: Korban kedua, Alfi, berhasil ditemukan oleh tim gabungan setelah penyisiran di tengah kondisi air sungai yang keruh.

​Peran Vital PMI dalam Operasi SAR

​Dalam operasi ini, PMI Kabupaten Pemalang menerjunkan staf dan relawan spesialis evakuasi, di antaranya Amir Hamzah, Mirojul Munir, Martoyo, dan Marsito Janu Iko R. Mereka bergerak cepat melakukan koordinasi dengan USS Basarnas serta BPBD Pemalang untuk mempersiapkan perlengkapan evakuasi jenazah.

Baca Juga :  Lantik Ratusan ASN Bupati Pemalang Berpesan Jaga Integritas dan Sinergi!

​”Kami menerima informasi penemuan di bawah pintu air dan segera memobilisasi personel untuk membantu proses pengangkatan hingga pengantaran jenazah ke rumah sakit,” tulis laporan resmi Posko Penanggulangan Bencana PMI Pemalang.

​Peringatan Keselamatan: Abaikan SOP Berujung Petaka

​Berdasarkan data lapangan, kedua korban diduga kuat berlatih tanpa konfirmasi kepada pengurus resmi dan tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti pelampung. Ironisnya, pihak pengelola sebenarnya telah mengeluarkan larangan aktivitas di sungai mengingat kondisi musim penghujan dan debit air yang sering melimpas.

​Kondisi sungai yang keruh sempat menjadi kendala utama tim di lapangan, namun dedikasi tinggi dari para relawan memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dikembalikan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR di Kali Waluh dinyatakan selesai dan ditutup.( Joko Longkeyang).