Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Pilkades Serentak 2026 Menghitung Hari, Camat Randudongkal Warning Stabilitas Keamanan di Desa Mejagong

Joko Longkeyang
36
×

Pilkades Serentak 2026 Menghitung Hari, Camat Randudongkal Warning Stabilitas Keamanan di Desa Mejagong

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, emsatunews.co.id – Genderang perhelatan pesta demokrasi di tingkat akar rumput Kabupaten Pemalang resmi bertabuh. Guna mengantisipasi potensi gesekan sosial dan mematangkan kesiapan teknis di lapangan, jajaran Pemerintah Kecamatan Randudongkal mulai gencar mengawal Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, salah satunya yang berpusat di Desa Mejagong, Rabu (17/06/2026).

​Agenda strategis ini sengaja digelar untuk menyuntikkan pemahaman komprehensif bagi perangkat desa, tokoh masyarakat, lembaga desa, hingga keterwakilan pemuda. Sosialisasi ini membedah secara rinci terkait regulasi baku, linimasa tahapan, hingga mekanisme pencalonan agar berjalan lurus sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Advertisement

​Hadir memimpin jalannya forum tersebut, Camat Randudongkal Agus Mulyadi secara lantang memberikan peringatan (warning) mengenai pentingnya merawat iklim politik yang sejuk di wilayah pedesaan. Dirinya menegaskan, kontestasi politik lokal kerap memiliki tensi yang tinggi karena bersentuhan langsung dengan hubungan bertetangga di masyarakat.

Baca Juga :  Santri Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ikuti Kegiatan Wasbang dan Materi Outbond dari Kodim 0726/Sukoharjo

​”Pilkades ini adalah momentum menentukan arah masa depan desa, bukan ajang untuk memecah belah persaudaraan. Perbedaan pilihan politik adalah bumbu demokrasi yang sangat wajar, namun harga mati yang tidak boleh ditawar adalah persatuan, kerukunan, dan kondusivitas lingkungan di Desa Mejagong,” tegas Agus Mulyadi di hadapan para peserta.

​Lebih lanjut, Camat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menyaring arus informasi, menangkal penyebaran berita bohong (hoax), serta menolak segala bentuk praktik politik uang yang dapat mencederai kemurnian asas jujur dan adil.

Baca Juga :  Muspika Petungkriyono Bersama TNI-Polri dan Warga Berikan Bantuan Kepada Korban Terdampak Puting Beliung

​Melalui akselerasi edukasi ini, pihak panitia penyelenggara di tingkat desa diharapkan mampu memiliki kesiapan mental dan administrasi yang matang. Pemahaman regulasi yang seragam dinilai menjadi tameng utama untuk meminimalisasi munculnya sengketa atau kesalahpahaman antarpendukung di kemudian hari.

​Pemerintah Kecamatan Randudongkal sendiri menyatakan komitmen penuhnya untuk terus melakukan pendampingan melekat dan koordinasi intensif bersama jajaran panitia pusat maupun daerah. Langkah pengawasan ketat ini ditempuh demi menggaransi lahirnya sosok pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat serta mampu membawa gerbong kemajuan bagi masyarakat lokal. ( Joko Longkeyang).