Berita UtamaBrebes

Kunker ke Brebes, Menko Muhaimin Iskandar Serahkan Ambulance untuk Ponpes Al-Hikmah II Benda dan Dorong Ekonomi Pesantren Berbasis Kopi

Eryanto
8
×

Kunker ke Brebes, Menko Muhaimin Iskandar Serahkan Ambulance untuk Ponpes Al-Hikmah II Benda dan Dorong Ekonomi Pesantren Berbasis Kopi

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. atau akrab disapa Gus Muhaimin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Selasa (03/11/2026).

Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Hikmah II Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, dengan agenda utama Pemberdayaan Masyarakat Kawasan Sosial Ekonomi Khusus Pesantren dengan Model Pengembangan Usaha Kopi Berbasis Pesantren.

Acara yang berlangsung di aula utama Ponpes yang dihiasi kaligrafi Asmaul Husna tersebut dihadiri ribuan santriwan-santriwati Al-Hikmah II Benda, jajaran pengasuh pesantren, jajaran Kemenko PM, kementerian/lembaga terkait, perwakilan PNM, serta unsur Forkopimda Kabupaten Brebes. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusias.

Serahkan Bantuan Mobil Ambulance

Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin secara simbolis menyerahkan bantuan 1 Unit Mobil Ambulance untuk operasional kesehatan Pondok Pesantren Al-Hikmah II Benda.

Baca Juga :  Beberapa Poin Penting Dalam Musrenbang Kecamatan Bumiayu

Penyerahan dilakukan di atas panggung utama, disaksikan ribuan santri yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel masing-masing. Bantuan ambulance ini diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan santri dan masyarakat sekitar pesantren.

Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Baru

Dalam arahannya, Menko Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan sosial ekonomi.

“Pesantren itu bukan hanya tempat mengaji, tapi harus menjadi pusat ekonomi. Santri harus berdaya, bergerak, dan mandiri. Kita mulai dari kopi, karena Brebes punya potensi kopi yang luar biasa,” tegas Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin menyampaikan, Brebes dipilih karena memiliki potensi besar, baik dari sisi jumlah pesantren maupun komoditas kopi di wilayah pegunungan Sirampog.

“Hari ini negara hadir. Saya serahkan satu unit mobil ambulance untuk Ponpes Al-Hikmah II Benda. Ini untuk kesehatan santri dan warga sekitar. Jangan sampai santri kesulitan akses kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga :  M. Arifin Mantan Kades Kelangdepok Divonis 1,5 Tahun Penjara Terbukti Gelapkan Sertifikat Tanah Wakaf

Tahun ini, Kemenko PM mengusung program unggulan:, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAWASAN SOSIAL EKONOMI KHUSUS PESANTREN – MODEL PENGEMBANGAN USAHA KOPI BERBASIS PESANTREN”.

Model usaha kopi berbasis pesantren ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi santri, membuka lapangan kerja, dan mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Modelnya kita buat Kawasan Sosial Ekonomi Khusus Pesantren. Kalau Al-Hikmah II Benda ini berhasil dengan kopi, maka akan kita replikasi ke seluruh Indonesia. Bergerak, Bergerak, Berdaya!” ucap Gus Muhaimin.

Tagline “Bergerak, Bergerak, Berdaya” pun digaungkan dalam kegiatan ini, sejalan dengan visi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.

Dengan adanya bantuan ambulance dan program pengembangan kopi, Ponpes Al-Hikmah II Benda diharapkan menjadi role model dan pilot project pemberdayaan pesantren di Jawa Tengah dan nasional.***