Scroll ke Atas
Berita Utama

Mayjen TNI Sugiyono: Bahagia Itu Ada di Dalam Hati dan Pikiran

77
×

Mayjen TNI Sugiyono: Bahagia Itu Ada di Dalam Hati dan Pikiran

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Sugiyono adalah sosok Jenderal Bintang dua yang tak habis-habisnya untuk diceritakan. Jenderal kelahiran Purwokerto 30 Oktober 1966 dikenal religius, fasih membaca Al quran, memiliki kisah panjang dalam perjalanan kariernya, mulai dari Tempur, Intelijen, Pendidikan, Teritorial hingga Penerangan.

Berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 1111/IX/2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI saat ini, Mayjen TNI Sugiyono dipromosikan menjabat sebagai Pati Sahli Tk III Bid Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, dengan resmi menyandang Pangkat baru di pundaknya yaitu Mayor Jenderal TNI.

Suami dari Dewi Shinta Setyawati mantan seorang anggota Polwan, putri asli Madiun ini, menamatkan sekolah umumnya di SMA Diponegoro 1 (Yayasan Al Hidayah) Purwokerto, kemudian melanjutkan Pendidikan di Akademi Militer Magelang dan lulus pada tahun 1989, Memulai karier Militernya di Yonif Linud 733/Masariku sebagai Komandan Peleton berlanjut hingga beliau berpangkat Kapten, lanjut Pendidikan Selapa 1 dan 2. Saat berpangkat Mayor hingga Letkol karirnya banyak dihabiskan di lingkungan Intelijen, melanjutkan Pendidikan Seskoad, kemudian menjabat Danyonif 403/WP Rem 072/PMK Dam IV/Diponegoro di Wilayah Jawa Tengah.

Selanjutnya beliau masuk ke dunia pendidikan menjadi Dansecaba Rindam IV Diponegoro. Kemudian kembali ke dunia Intelijen lagi di Kodam Jaya dan balik lagi ke dunia pendidikan di Akademi Militer Magelang sebagai Kepala Sub Departemen, Kepala Departemen hingga menjadi Kepala Tim Tenaga Pendidik di Akademi Militer Magelang.

Baca Juga :  Panglima TNI Mutasi 156 Perwira Tinggi TNI

Tak hanya di bidang Tempur, Intelijen dan Tenaga Kependidikan, saat berpangkat Kolonel, beliau memasuki dunia Penerangan dengan jabatan sebagai Kapendam V/Brw yang mungkin asing bagi dirinya. Saat menjabat Kapendam beberapa kali beliau menjadi News Raider pembaca berita di sejumlah stasiun Televisi di wilayah Jawa Timur, bukti posisi ini dapat dilaluinya dengan baik sehingga mendapat promosi untuk melanjutkan pendidkannya di Sesko TNI.

Kalau dilihat dari riwayat jabatan selama 34 tahun mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI, putra Alm Bapak Sandroji seorang purnawirawan anggota Polri ini, memiliki karir yang lengkap. Setelah menempuh pendidikan Sesko TNI berturut-turut ia menjabat Kabalaklid Pusintelad, Danrindam IM, Danrem 172/Praja Wira Yakti Dam XVII/Cen, Dirbindiklat Pusterad, (Pamen Denma Mabesad) menghantarkan beliau melanjutkan Pendidikan tertinggi yaitu di Lemhannas pada tahun 2019. Selanjutnya Jenderal yang dikenal dekat dengan anggota dimanapun bertugas ini menjabat Waaster KSAD Bidang Ren dan Puanter, Ir Pussenif Kodiklatad, serta Wakapuspen TNI.