Scroll ke Atas
DaerahPemalang

Pemkab Pemalang Siap Berikan Dukungan Pelaksanaan Pemilu 2024

173
×

Pemkab Pemalang Siap Berikan Dukungan Pelaksanaan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG  – Pemerintah Kabupaten ( Pengkab ) Pemalang, Jawa Tengah siap berkolaborasi dan bersinergi bersama TNI POLRI dalam penyelenggaran dan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyampaikan hal tersebut usai memimpin apel pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, dalam rangka pengamanan Pemilu. Apel diadakan di Alun-alun Kabupaten Pemalang pada Jumat (20/10/2023).

Dalam pernyataannya, Mansur menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh bersama TNI POLRI untuk pelaksanaan pemilu dan akan menyediakan apa yang dibutuhkan oleh pemerintah. Ia juga mengapresiasi aksi damai yang ditunjukkan oleh peserta Pemilu dalam acara tersebut.

Baca Juga :  Relawan Suryo Menggolo Dikukuhkan Siap Menangkan H. Mansur Hidayat Menjadi Bupati Pemalang 2024 – 2029

Mansur berharap agar pelaksanaan pemilu nanti dapat berjalan aman, lancar, sukses, dan terpilihlah para pemimpin yang luar biasa.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika menjelaskan bahwa apel yang diadakan hari ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan, terutama dalam hal pengamanan, terutama oleh TNI POLRI yang didukung oleh stakeholder yang ada di Kabupaten Pemalang.

Yovan Fatika mengungkapkan bahwa jumlah personil yang akan dilibatkan dalam pengamanan adalah 2/3 dari pasukan Polres Pemalang, yaitu sebanyak POLRI, yang akan dibackup penuh oleh jajaran Kodim 0711/Pemalang serta elemen-elemen lainnya. Selain itu, Linmas dan semua stakeholder yang terkait juga akan memberikan dukungan penuh.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Berikan Santunan Ke Lansia di Panti Sosial Dristarastra

Dalam hal pola pengamanan, Yovan Fatika menjelaskan bahwa sudah ada pemetaan pola aman, tidak rawan, dan sangat rawan, serta telah dilakukan penempatan dua personel Polri di situasi yang tidak rawan.

Operasi ini akan dilaksanakan selama 222 hari, dimulai dari tanggal 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024, dan melibatkan 261.695 personel di seluruh Indonesia. ** ( Joko Longkeyang )