Scroll ke Atas
Berita Utama

347 Personel Polres Kendal Ikuti Latihan Pengamanan Unjuk Rasa Anarkis

Adang Purnomo
87
×

347 Personel Polres Kendal Ikuti Latihan Pengamanan Unjuk Rasa Anarkis

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – 347 personel Polres Kendal mengikuti apel kesiapan dan latihan pemeliharaan kemampuan pengamanan unjuk rasa anarkis bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Kendal dan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, Jum’at (22/8/2025) Siang WIB.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengatakan bahwa latihan yang dilaksanakan bertujuan untuk memastikan kesiapan personel Polri dalam menghadapi potensi unjuk rasa yang dapat berujung anarkis.

Advertisement

AKBP Hendry Susanto Sianipar memaparkan, latihan pengamanan dilakukan secara berlapis dengan membagi area ke dalam tiga ring, mulai dari titik kumpul massa, lokasi parkir, hingga area inti di Gedung DPRD Kabupaten dan Kantor Pemkab Kendal.

“Latihan ini bukan hanya sekadar rutinitas, akan tetapi sebagai bagian dari strategi preventif Polri agar selalu siap menjaga situasi kamtibmas. Kita tidak ingin ada aksi unjuk rasa yang berkembang menjadi anarki”, ungkap AKBP Hendry Susanto.

Baca Juga :  Resmikan TPI Seharga 2,1 M, Plt Bupati Pemalang Berharap Bisa Tingkatkan Perekonomian Nelayan

Oleh karena itu, lanjut AKBP Hendry Susanto, latihan ini memiliki arti yang penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugasnya, baik dalam fungsi negosiator, dalmas awal, hingga raimas.

“Dalam skenario latihan, pengamanan melibatkan tim negosiator, dalmas awal, dalmas lanjut, dn raimas. Selain itu, juga didukung oleh berbagai fungsi kepolisian mulai dari Satintelkam, Binmas, Samapta, Satlantas, Satreskrim, hingga Humas”, terang AKBP Hendry Susanto.

Lebih lanjut, AKBP Hendry Susanto menegaskan bahwa komunikasi persuasif menjadi kunci utama sebelum langkah represif diambil, dan negosiasi tetap dikedepankan.

“Jika komunikasi bisa meredam massa, maka potensi kericuhan bisa dicegah. Namun, bila situasi eskalatif, Polri siap mengerahkan kekuatan sesuai prosedur yang berlaku”, tandas AKBP Hendry Susanto.

Baca Juga :  Banyaknya Ormas di Kabupaten Brebes, Kesbangpol Rencanakan Dalam Waktu Dekat Akan Adakan Evaluasi

Kemudian, imbuh AKBP Hendry Susanto, latihan juga menekankan pentingnya sinergi antar satuan, mulai dari pengamanan jalur, penggal jalan, patroli presisi, hingga perbantuan fungsi khusus seperti Satwa, TIK, dan Dokkes.

“Skenario pengamanan yang diterapkan dalam latihan ini disesuaikan dengan dinamika sosial masyarakat Kendal. Kita harus selalu siap dengan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi”, ungkap AKBP Hendry Susanto.

“Kondusifitas daerah adalah kunci pembangunan, dan Polri berkomitmen untuk menjaga stabilitas tersebut bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kesiapan Polres Kendal ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kendal”, pungkas AKBP Hendry Susanto. (*17).