Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Atasi Tanggul Jebol, Ahmad Luthfi Siapkan Solusi Jangka Panjang Sungai Tuntang

Joko Longkeyang
8
×

Atasi Tanggul Jebol, Ahmad Luthfi Siapkan Solusi Jangka Panjang Sungai Tuntang

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Grobogan – Penanganan darurat banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memimpin langsung koordinasi lintas sektoral untuk memastikan warga terdampak di Kabupaten Grobogan dan Demak mendapatkan bantuan cepat serta solusi permanen melalui normalisasi sungai.

​Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Gubug pada Selasa (17/2/2026), Ahmad Luthfi menegaskan bahwa langkah taktis harus segera dilakukan mengingat banjir telah melumpuhkan akses utama jalan Grobogan–Semarang serta merendam puluhan fasilitas pendidikan dan permukiman warga.

Advertisement

Ahmad Luthfi meminta jajarannya untuk fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Selain distribusi pangan, perhatian khusus diberikan kepada sektor pendidikan dan pertanian. Sebanyak 26 sekolah tingkat SMA, serta sejumlah SD dan SMP yang terdampak, akan mendapatkan intervensi berupa penyediaan alat tulis dan perlengkapan sekolah.”Pendataan dampak yang dialami warga harus akurat, termasuk penyediaan layanan trauma healing. Petani yang mengalami gagal panen juga harus segera didata untuk pengajuan asuransi,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Mansur Hidayat Mengungkapkan Visi Mulya untuk Pembangunan Kabupaten Pemalang 20 Tahun ke Depan

​Sektor kesehatan juga diperkuat dengan pengiriman tenaga medis dan pengoperasian mobil unit kesehatan guna menjangkau pengungsi di titik-titik yang sulit diakses.

​Terkait putusnya akses transportasi, pemerintah sedang mengupayakan pemasangan jembatan darurat (armco). Selama proses perbaikan, pihak kepolisian telah diinstruksikan untuk menyosialisasikan rute alternatif secara luas guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga.

Baca Juga :  Pemkab Pemalang Komitmen Atasi Banjir Rob di Kecamatan Ulujami

​Sebagai langkah jangka panjang, Ahmad Luthfi telah berkomunikasi langsung dengan kementerian terkait untuk percepatan normalisasi Sungai Tuntang. Dari hasil koordinasi tersebut, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 untuk pengerjaan normalisasi sungai.”Bencana ini adalah tanggung jawab kolektif. Saatnya semua pihak, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, bersinergi dan saling mengisi peran untuk menyelesaikan masalah banjir ini secara menyeluruh,” pungkasnya.**( Joko Longkeyang)?