Emsatunews.co.id, Brebes – Di tengah kesibukan musim panen, sebuah aksi kemanusiaan yang menyejukkan hati muncul dari Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Pak Salim, seorang pria berusia 70 tahun, memutuskan untuk menggratiskan fasilitas mesin penggiling padi miliknya bagi seluruh warga setempat.
Langkah kedermawanan ini diambil Pak Salim sebagai upaya nyata untuk meringankan beban ekonomi para petani. Dengan meniadakan biaya giling, para petani dapat memangkas biaya produksi dan membawa pulang hasil panen secara utuh untuk kebutuhan keluarga.”Niat saya murni hanya ingin membantu sesama. Saya berharap kebijakan ini bisa sedikit meringankan beban warga, sehingga hasil panen mereka benar-benar terasa manfaatnya bagi keluarga di rumah,” tutur Salim dengan rendah hati.
Keputusan Pak Salim ini memicu gelombang positif di tengah masyarakat. Warga Desa Cikuya mengaku sangat terbantu, mengingat ongkos penggilingan sering kali menjadi beban tambahan pascapenen. Kehadiran jasa gratis ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan dan semangat gotong royong antarwarga desa.
Kini, para petani tidak lagi merasa terbebani untuk segera mengolah gabah mereka menjadi beras berkualitas tanpa perlu mencemaskan biaya tambahan.
Aksi sosial ini turut menarik perhatian aparat kewilayahan. Babinsa Cikuya, Serda Djoko Santoso, memberikan apresiasi tinggi terhadap ketulusan Pak Salim. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan teladan moral yang patut dicontoh oleh masyarakat luas dalam membangun solidaritas lingkungan.
Serda Djoko menambahkan bahwa semangat yang ditunjukkan Pak Salim sejalan dengan misi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0713/Brebes yang saat ini sedang dilaksanakan di Desa Cikuya.”TMMD bukan sekadar membangun fisik jalan atau jembatan, melainkan juga merawat nilai-nilai kepedulian sosial. Apa yang dilakukan Pak Salim adalah bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat tumbuh subur melalui rasa saling peduli,” tegas Serda Djoko.
Melalui bantuan tulus ini, diharapkan kesejahteraan petani di Desa Cikuya terus meningkat dan hubungan antarmasyarakat semakin harmonis di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.**( Joko Longkeyang).















