Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggerakkan semangat kepedulian masyarakat melalui pencanangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2026. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, di Gedung Sasana Bakti Praja pada Rabu (15/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom melakukan penyerahan simbolis kupon dan piagam kepada Camat Bodeh serta Kepala BKPSDM sebagai perwakilan penanggung jawab jalur penggalangan dana. Tahun ini, Bupati juga didapuk menjadi ikon utama gerakan kemanusiaan tersebut.”PMI adalah mitra strategis pemerintah. Banyak tugas kemanusiaan yang tidak bisa dijangkau langsung oleh perangkat daerah, namun dapat ditangani dengan cepat oleh PMI,” ujar Anom dalam arahannya.
Misi Kemanusiaan Melintas Batas
Bupati menekankan bahwa keberhasilan Bulan Dana ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional sosial, pembinaan generasi muda, hingga penanganan isu lingkungan di wilayah Kabupaten Pemalang.”Kami berharap target tahun ini tercapai agar aksi kemanusiaan di Pemalang semakin masif dan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Rincian Target dan Sasaran Dana
Mewakili Wakil Ketua I PMI Pemalang, Asisten Administrasi Umum Sekda, Bagus Sutopo, menjelaskan bahwa penggalangan dana ini akan berlangsung selama tiga bulan penuh, mulai 1 April hingga 30 Juni 2026.
Pihak PMI mematok target pendapatan bersih sebesar Rp1,6 miliar. Sasaran kontribusi mencakup: Sektor Rumah Tangga dan ASN. TNI/Polri serta instansi BUMN/BUMD. Anggota legislatif (DPRD) dan pelaku usaha. Lembaga pendidikan (pelajar/mahasiswa) hingga pemerintahan desa.
Mekanisme Penggalangan
Untuk mempermudah partisipasi, masyarakat dapat berkontribusi melalui sistem kupon dengan nominal Rp3.000, Rp5.000, hingga Rp15.000. Selain itu, tersedia pula kategori piagam donasi mulai dari Rp25.000 hingga Rp250.000 sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan.
Melalui gerakan ini, Pemkab Pemalang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong menyisihkan sebagian rezeki demi memperkuat cadangan dana sosial di Bumi Ikhlas.**( Joko Longkeyang).













