Berita UtamaPekalongan

Konsultasi Publik AMDAL Pabrik Tekstil di Siwalan Belum Temui Kesepakatan, Polisi Kawal Jalannya Musyawarah

Avatar
2
×

Konsultasi Publik AMDAL Pabrik Tekstil di Siwalan Belum Temui Kesepakatan, Polisi Kawal Jalannya Musyawarah

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID/ PEKALONGAN -Ratusan warga Desa Siwalan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, menghadiri konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek pembangunan Pabrik Tekstil PT Arunika yang digelar di Balai Desa Siwalan, Rabu (15/7/2026) malam. Meski berlangsung kondusif, forum tersebut belum menghasilkan kesepakatan terkait persoalan perubahan saluran irigasi pertanian yang menjadi tuntutan warga.

Kegiatan dihadiri Forkopimcam Siwalan, perwakilan PT Arunika Textile, Dewan Pengairan, pemerintah desa, serta lebih dari 200 warga Desa Siwalan. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Polsek Sragi menerjunkan personel melakukan pengamanan selama berlangsungnya konsultasi publik.

Advertisement

Dalam forum tersebut, pihak perusahaan memaparkan materi AMDAL yang disampaikan oleh narasumber. Selanjutnya, warga menyampaikan berbagai pertanyaan dan aspirasi, terutama terkait perubahan jalur irigasi pertanian di Dukuh Krengseng yang terdampak proyek pembangunan pabrik yang telah berjalan sejak Desember 2024.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Pemalang, Bupati Pemalang Katakan, LKPJ 2025 Perkuat Fondasi ‘Pemalang Bercahaya’

Perwakilan warga menegaskan, mereka belum dapat menerima kelanjutan proyek pembangunan pabrik apabila persoalan saluran irigasi belum diselesaikan. Menyikapi hal itu, Forkopimcam melalui perwakilan Dewan Pengairan menyarankan agar pihak terkait terlebih dahulu mengajukan perizinan kepada Dinas Pekerjaan Umum, khususnya bidang irigasi, sebagai langkah penyelesaian persoalan.

Usulan tersebut diterima seluruh peserta rapat. Meski demikian, hingga konsultasi publik berakhir belum tercapai titik temu mengenai tindak lanjut penyelesaian perubahan saluran irigasi.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, pihak kepolisian hadir untuk memastikan kegiatan konsultasi publik berjalan aman serta memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.

“Kepolisian hadir untuk mengamankan jalannya konsultasi publik agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan meskipun belum tercapai kesepakatan. Kami berharap seluruh pihak tetap mengedepankan musyawarah serta mengikuti mekanisme yang berlaku dalam mencari solusi terbaik,” ujar AKP Turkhan.

Baca Juga :  Mayjen TNI Sugiyono: Bahagia Itu Ada di Dalam Hati dan Pikiran

Ia menambahkan, Polsek Sragi akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan persoalan tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan untuk tetap menjaga komunikasi yang baik, menahan diri, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan, sementara investasi yang memberikan manfaat bagi daerah juga dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Diketahui, proyek pembangunan pabrik tekstil tersebut merupakan investasi bernilai miliaran rupiah yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Namun, warga berharap penyelesaian persoalan saluran irigasi menjadi prioritas sebelum proyek dilanjutkan. (ozy/rs)