Emsatunews.co.id, Pemalang – Ancaman kekerasan terhadap anak menuntut kewaspadaan sejak dini. Merespons hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip), Rejke Salsabila Candra, menggelar program edukasi mengenai kesadaran batasan tubuh pribadi bagi 51 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 dan SDN 2 Gedeg, Desa Gedeg, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan yang menyasar anak-anak usia 6 hingga 7 tahun ini diinisiasi karena rendahnya pemahaman mengenai sentuhan yang pantas dan tidak pantas, sehingga anak rentan menjadi korban pelecehan. Melalui program bertajuk “Membangun Kesadaran Batasan Tubuh Pribadi Anak melalui Edukasi Komunikasi Gender”, mahasiswa menghadirkan metode belajar yang interaktif dan ramah anak.
Pelaksanaan edukasi dilakukan secara bergilir, dimulai di SDN 1 Gedeg dengan 28 siswa dan dilanjutkan di SDN 2 Gedeg yang diikuti 23 siswa. Acara dibuka dengan pengenalan bagian tubuh, dilanjutkan dengan permainan kuis interaktif menggunakan bendera merah dan hijau untuk membedakan tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Suasana semakin meriah ketika para siswa diajak bernyanyi bersama membawakan lagu bertajuk “Ini Area Privasiku”. Beberapa anak bahkan maju ke depan untuk memperagakan bagian tubuh privat yang tidak boleh disentuh orang lain dengan bimbingan langsung dari tim KKN.
Sebagai bentuk penguatan jangka panjang, kegiatan ditutup dengan pembagian jajanan, sesi foto bersama menggunakan photo booth bertuliskan “Tubuhku Milikku”, serta penempelan poster edukasi di papan pengumuman sekolah. Seluruh rangkaian program ini berjalan lancar di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tim II Desa Gedeg, Ice Septriani Saragih, S.Kep., M.Kep.( Joko Longkeyang).














