Scroll ke Atas
Berita Utama

Jalan Poros Desa Di Dusun Bumen Desa Cening Alami Amblas dan Longsor

Adang Purnomo
42
×

Jalan Poros Desa Di Dusun Bumen Desa Cening Alami Amblas dan Longsor

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Cuaca ektrim yang terjadi di wilayah Jawa Tengah dalam dua pekan terakhir, telah mengakibatkan bencana alam berupa tanah longsor di Desa Cening, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Kepala Desa Cening, Budi Raharjo, saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (4/1/2026) pukul 20.21 WIB, mengatakan bahwa bencana tanah longsor tersebut terjadi di jalan poros desa yang berlokasi di Dusun Bumen RT 001 RW 008, yang merupakan satu-satunya akses bagi warga Dusun Bumen untuk menuju pusat pemerintahan desa maupun untuk bekerja dan ke sekolah.

Advertisement
Baca Juga :  Kokam Jaga Ketat Kajian Rutin Perdana Ahad Pagi di Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thaefuri Bumiayu

“Longsornya jalan poros desa tersebut disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Cening pada Jum’at tanggal 2 Januari 2026 mulai pukul 16.30 WIB, dan berlangsung hampir 24 jam tanpa henti”, ungkap Budi Raharjo.

Kepala Desa Cening, Budi Raharjo (topi merah), saat meninjau lokasi jalan di Dusun Bumen yang mengalami amblas dan longsor. (Dok foto: adpics).

Lebih lanjut, Budi Raharjo mengemukakan bahwa jalan poros desa tersebut mengalami longsor sepanjang kurang lebih 60 meter dan amblas sedalam 1 meter.

Baca Juga :  Telan Anggaran 7,3 Miliar Rumah Potong Unggas di Brebes Diduga Mangkrak

“Longsornya jalan tersebut, telah mengakibatkan aktifitas warga menjadi terganggu. Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Desa Cening bersama-sama dengan warga desa, telah melakukan gotong-royong membenahi jalan”, terang Budi Raharjo.

Setelah kita benahi, sambung Budi Raharjo, jalan bisa dilalui meski hanya dengan berjalan kaki karena kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

“Saya sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kendal agar segera membangun kembali supaya aktifitas warga Dusun Bumen yang dihuni oleh 110 Kepala Keluarga (KK) tersebut, bisa normal dan pulih kembali”, pungkas Budi Raharjo. (*17).