Emsatunews.co.id, Boyolali – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menghadiri puncak peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang dipusatkan di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1). Kehadiran orang nomor satu di Pemalang tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran desa sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekda Pemalang, Endro Johan Kusuma, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes), Andri Adi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini bertujuan untuk menyelaraskan program pembangunan desa di Kabupaten Pemalang dengan visi pembangunan pusat.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 menjadi momentum krusial untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai peran strategis desa. Desa tidak lagi dipandang sebagai objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki potensi besar dalam mendongkrak kemajuan negara melalui kemandirian ekonomi dan tata kelola yang baik.
Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional. Tampak hadir dalam jajaran kursi undangan yakni Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto; Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; serta Menteri Perdagangan, Budi Santoso.
Kehadiran empat menteri kabinet dalam acara tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa memerlukan kolaborasi lintas sektoral, mulai dari aspek hukum, perdagangan, hingga pemanfaatan sumber daya kelautan bagi desa-desa pesisir.
Bupati Anom Widiyantoro berharap, melalui momentum HDN 2026 ini, desa-desa di Kabupaten Pemalang dapat semakin terinspirasi untuk melakukan inovasi.
Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan agar dana desa dan potensi lokal dapat dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat desa.”Peringatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa kemajuan Indonesia dimulai dari kemajuan desa-desanya,” tutur salah satu perwakilan panitia di sela-sela acara.**( Joko Longkeyang) .















