Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat menjaga kelestarian alam sekaligus merayakan hari bersejarah menyelimuti Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Pada Rabu (21/1), Pemerintah Desa Gunungbatu menggelar aksi penanaman ratusan bibit pohon secara serentak di sepanjang Jalan Desa Gunungbatu ke Desa Pasir.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451. Aksi hijau tersebut merujuk pada instruksi Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, yang mengajak seluruh desa di wilayah Kabupaten Pemalang untuk melakukan penghijauan secara bersama-sama pada hari tersebut.
Kepala Desa Gunungbatu, Tarono, menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bentuk investasi lingkungan bagi generasi mendatang. “Kami menanam sebanyak 166 bibit pohon di lokasi strategis. Harapannya, selain memperingati hari jadi kabupaten, langkah ini bisa memperkuat keteduhan dan kualitas udara di desa kami,” ujarnya saat ditemui di lokasi penanaman.
Dalam aksi ini, jenis pohon yang ditanam cukup beragam, mencakup tanaman peneduh hingga tanaman buah produktif. Sebanyak 100 bibit pohon mahoni dan 10 pohon sengon laut diposisikan sebagai peneduh jalan. Sementara itu, untuk memberikan manfaat ekonomi dan pangan di masa depan, ditanam pula 30 pohon jeruk keris, 10 pohon jambu biji, 4 pohon durian, 7 pohon rambutan, serta 5 pohon mangga.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut memperlihatkan kekompakan masyarakat Desa Gunungbatu. Tidak hanya melibatkan jajaran perangkat desa, aksi ini juga diikuti oleh penggerak PKK Desa yang antusias turun ke lapangan.
Menariknya, unsur pendidikan pun turut ambil bagian. Sejumlah guru dan siswa-siswi SDN Gunungbatu dilibatkan untuk menanam bibit secara langsung. Keterlibatan para siswa ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak dini kepada anak-anak di Desa Gunungbatu.”Dengan melibatkan anak-anak sekolah, kami ingin mereka merasa memiliki pohon yang mereka tanam hari ini. Kelak, mereka jugalah yang akan menikmati keteduhan dan buahnya,” pungkas Tarono.
Aksi penanaman serentak ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga Kabupaten Pemalang, khususnya warga Kecamatan Bodeh, untuk terus menjaga ekosistem desa demi mewujudkan Pemalang yang lebih asri dan lestari di usianya yang hampir mencapai lima abad ini.( Joko Longkeyang)















