Emsatunews.co.id, Pati– Dinamika politik di Kabupaten Pati memasuki fase krusial pasca-penetapan status hukum Bupati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guna menjamin roda pemerintahan tetap berputar, Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra resmi mengemban amanat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati.
Penunjukan ini dilakukan secara cepat melalui Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 131/0000757, sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri. Penyerahan surat tugas tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/1).
Dalam arahannya, Gus Yasin—sapaan akrab Wakil Gubernur—menitipkan pesan mendalam agar Plt Bupati segera merangkul seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menekankan bahwa ketenangan di internal birokrasi adalah kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat tidak tersendat. “Kami titipkan stabilitas Pati kepada Mas Chandra. Pastikan seluruh ASN tetap solid, profesional, dan memberikan ketenteraman bagi masyarakat di tengah situasi ini,” ujar Gus Yasin.
Beliau juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada rakyat harus melampaui kepentingan politik atau kelompok. Gus Yasin meminta Forkopimda Pati untuk bersinergi penuh mendukung Plt Bupati dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.
Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapannya untuk menakhodai Kabupaten Pati di masa transisi ini. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kinerja nyata dan transparansi.”Fokus kami adalah memastikan agenda pembangunan tetap berjalan sesuai rencana. Integritas dan akuntabilitas menjadi harga mati dalam tata kelola pemerintahan ke depan,” tegas Chandra.
Ia menambahkan bahwa kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan birokrasi di Pati saat ini. Chandra pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan bersatu melanjutkan pembangunan daerah.
Kasus yang menjerat Bupati Sudewo terkait dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa memang sempat mengejutkan publik. Namun, dengan pengukuhan Plt Bupati ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah di Pati dapat segera pulih.( Joko Longkeyang)















