Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Kesakralan Doa di Pesarean Agung Suronatan Rangkaian Wajib di HUT Pemalang

Joko Longkeyang
127
×

Kesakralan Doa di Pesarean Agung Suronatan Rangkaian Wajib di HUT Pemalang

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Wangi semerbak bunga melati menyambut langkah jajaran pimpinan daerah di pusara sunyi Makam Suronatan, Rabu (21/1/2026). Di balik dinding Masjid Agung Nurul Kalam, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes larut dalam kekhusyukan doa, menandai dimulainya rangkaian sakral Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang.

Advertisement

 

Ziarah ini bukan sekadar protokoler tahunan, melainkan sebuah ikatan batin antara pemimpin masa kini dengan para pendahulu. Pesarean Agung Soeronatan atau Makam Suronatan, yang merupakan peristirahatan khusus bagi para Bupati Pemalang terdahulu, menjadi saksi bisu perpindahan tongkat estafet perjuangan di Bumi Ikhlas.

Suasana hening menyelimuti prosesi saat ayat-ayat suci Al-Qur’an mulai dilantunkan. Kehadiran jajaran Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK, serta kepala OPD menambah nuansa kewibawaan dalam ritual “Napak Tilas Mengetuk Langit,” spiritual ini. Di sini, segala atribut jabatan seolah menanggalkan ego, menyisakan penghormatan mendalam bagi mereka yang telah tiada.

Baca Juga :  DPRD dan OPD Pemalang Ikuti Sosialisasi Anti-Korupsi untuk Wujudkan Indonesia Maju

Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa esensi dari ziarah ini adalah mencari rida Tuhan sekaligus mengenang etos kerja para leluhur. Pesarean Agung Soeronatan adalah tempat kita bercermin. Di sini berbaring para pemimpin yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Kabupaten Pemalang. Kami datang untuk memohon restu spiritual agar amanah yang kami emban senantiasa membawa kemaslahatan bagi rakyat.

Baca Juga :  Puluhan Anggota Kwarcab Pemalang Dapat Bantuan.

Letak makam yang berada tepat di belakang Masjid Agung Nurul Kalam menyimpan filosofi mendalam tentang konsep kepemimpinan Jawa yang tak terpisahkan dari nilai ketuhanan. Bagi masyarakat Kabupaten Pemalang, Makam Suronatan adalah jangkar sejarah yang mengingatkan bahwa setiap kejayaan masa kini berakar pada pengorbanan masa lalu.

Ritual tabur bunga dan doa bersama ini diharapkan menjadi bekal batin bagi seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi tantangan di usia kabupaten yang ke-451. Dengan menjaga tradisi sakral ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berupaya melangkah menuju kemajuan tanpa kehilangan jati diri dan akar spiritualnya.( Joko Longkeyang)