Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

TNI-Warga Sikasur Bersinergi: Jembatan Garuda Mulai Dibangun

Joko Longkeyang
2
×

TNI-Warga Sikasur Bersinergi: Jembatan Garuda Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemandangan menyejukkan terlihat di lereng bukit Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Personel TNI dari Koramil 11/Belik bersama warga setempat bahu-membahu melakukan kerja bakti peletakan pondasi Jembatan Garuda, Minggu (19/04/2026).

​Aksi gotong royong ini menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur krusial yang diproyeksikan bakal memutus isolasi geografis di wilayah tersebut.

Advertisement

​Percepat Akses Vital Masyarakat

​Jembatan gantung Garuda direncanakan membentang sepanjang 50 meter dengan lebar 1,5 meter. Infrastruktur ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi baru yang akan menghubungkan antarwilayah terpencil.

​Danramil 11/Belik, Kapten Cpm Suwaryo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam proyek ini adalah bentuk komitmen kemanunggalan dengan rakyat. Ia turun langsung ke lapangan memimpin anggotanya berbaur dengan warga dan perangkat desa.

Baca Juga :  Sinergi Infrastruktur, Bupati Pemalang Dampingi Gubernur Resmikan Dua Jalur Strategis

​”Kami hadir untuk memastikan pembangunan ini berjalan lebih cepat. Jembatan ini memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas keseharian warga, mulai dari akses pendidikan hingga layanan kesehatan,” ungkap Kapten Suwaryo di sela-sela kegiatan.

​Dongkrak Ekonomi dan Harapan Warga

​Kepala Desa Sikasur, Kusin, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran TNI dan Pemerintah Pusat atas realisasi pembangunan ini. Menurutnya, hambatan akses selama ini sering kali menjadi kendala utama dalam perputaran ekonomi desa.

Baca Juga :  Fantastis Tunjangan Rumah DPRD Pemalang di Tengah Jalan Rusak 

​”Terima kasih kepada Presiden RI dan Koramil 11/Belik. Dengan jembatan ini, akses transportasi warga akan jauh lebih efisien, yang secara otomatis akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat kami,” jelas Kusin.

​Senada dengan itu, Agus (35), warga setempat, mengaku antusias menyambut jembatan baru tersebut. Baginya, Jembatan Garuda adalah jawaban atas kesulitan akses ke ladang dan sekolah yang selama ini dirasakan masyarakat.

​Sinergi Tanpa Batas

​Pembangunan pondasi ini menandai dimulainya babak baru kemajuan infrastruktur di Kecamatan Belik. Semangat kerja bakti yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara militer dan warga tetap menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan di daerah.**( Joko Longkeyang).