Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Peringati Hari Bumi, Bupati Pemalang Resmikan Bank Sampah Dadi Resik di Desa Kandang

Joko Longkeyang
2
×

Peringati Hari Bumi, Bupati Pemalang Resmikan Bank Sampah Dadi Resik di Desa Kandang

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Momentum peringatan Hari Bumi Sedunia tahun ini menjadi titik balik bagi pengelolaan lingkungan di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi meluncurkan Bank Sampah “Dadi Resik” yang berlokasi di Desa Kandang, Kecamatan Comal, pada Rabu (22/4/2026).

​Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Dalam sambutannya, Anom menekankan bahwa kehadiran bank sampah bukan sekadar seremonial, melainkan aksi nyata untuk menjaga kelestarian alam.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati dan Wabup Pemalang Sambut Hangat DHC 45 Pemalang di Rumah Dinas

​”Apa yang kita lakukan hari ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap bumi. Kita harus menyadari bahwa tindakan kecil yang konsisten akan membawa perubahan besar bagi ekosistem kita di masa depan,” ujar Anom Widiyantoro di sela-sela acara peresmian.

Iya juga menegaskan, bank sampah di Desa Kandang yang diinisiasi ibu – ibu ini semoga menjadi virus yang bisa menular ke desa- desa lainnya di Kabupaten Pemalang, ” Kalau dulu membuang sampah memerlukan uang, sekarang membuang sampah mendapatkan cuan, ” Imbuh Bupati Anom .

Baca Juga :  Menggemparkan Ndoro Nur Deklarasi Gandeng Vicky Prasetyo Maju Pilkada Pemalang 2024

​Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menangani persoalan sampah di wilayah Pemalang.

​Program Bank Sampah “Dadi Resik” diharapkan mampu mengedukasi warga Desa Kandang dan sekitarnya mengenai pentingnya manajemen limbah sejak dini. Dengan memulai gerakan ini sekarang, diharapkan dampak positifnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang secara berkelanjutan.**( Joko Longkeyang).