Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Dr. Amiroh Rektor INSIP, Media Tradisional Ampuh Sentuh Hati Rakyat Dibanding Platform Modern

Joko Longkeyang
6
×

Dr. Amiroh Rektor INSIP, Media Tradisional Ampuh Sentuh Hati Rakyat Dibanding Platform Modern

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Di tengah gempuran era digital, Rektor Institut Agama Islam Pemalang (INSIP), Dr. Hj. Amiroh, M.Ag., melontarkan gagasan progresif mengenai pentingnya menghidupkan kembali media tradisional. Menurutnya, instrumen budaya lokal memiliki kekuatan emosional yang jauh lebih efektif dalam mensosialisasikan kebijakan publik kepada masyarakat.

​Hal tersebut ditegaskan Dr. Amiroh saat menerima kunjungan kerja Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Harun Abdul Khafidz, M.Pd., M.Si., di Aula INSIP, bersama Selasa (5/5/2026). Pertemuan strategis bertajuk “Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional” ini menjadi panggung pemikiran bagi sang doktor lulusan UIN Walisongo tersebut.

Advertisement

​Kearifan Lokal Jadi Kunci

​Sebagai akademisi sekaligus tokoh yang kenyang pengalaman di berbagai organisasi, termasuk Ketua GOW Pemalang dan Komisioner Baznas, Dr. Amiroh menilai media modern sering kali gagal menjangkau akar rumput secara personal.​”Kebijakan publik tidak boleh hanya menjadi narasi elit. Media tradisional seperti seni budaya lokal justru lebih kuat secara emosional dan mudah diterima tanpa sekat oleh masyarakat luas,” jelas Dr. Amiroh di hadapan jajaran pimpinan kampus dan tokoh pemuda se-Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  Haus, Yuuk Minum Air Mineral Ajib Pol

​Strategi Melawan Tantangan Zaman

​Ia mengakui bahwa modernisasi menjadi tantangan besar yang mengancam kelestarian media tradisional. Namun, Dr. Amiroh menawarkan solusi konkret berupa digitalisasi media tradisional dan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, serta pelaku seni,​”INSIP memposisikan diri sebagai pusat kajian kebijakan yang berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal. Kami mendorong adanya dukungan anggaran dan kebijakan dari legislatif untuk menghidupkan kembali narasi-narasi budaya sebagai alat komunikasi kebijakan,” tambahnya.

Baca Juga :  INSIP Pemalang Resmi Buka Program S2 PAI, Siap Cetak Magister Unggul

​Sinergi Akademisi dan Legislatif

​Acara yang dihadiri sekitar 100 tokoh dari berbagai unsur—mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Dosen, hingga organisasi kepemudaan seperti KAHMI, HMI, PMII, dan Pemuda Muhammadiyah—ini menjadi bukti kuatnya pengaruh Dr. Amiroh dalam menggalang partisipasi publik.

​Harun Abdul Khafidz dari DPRD Jateng yang didampingi Ketua DPC Peradi Kabupaten Pemalang terpilih menyambut hangat visi tersebut. Sinergi ini diharapkan melahirkan pola komunikasi baru yang lebih humanis dalam setiap pengambilan keputusan politik di tingkat daerah maupun provinsi.

​Melalui kepemimpinan Dr. Amiroh, INSIP Pemalang terus menunjukkan komitmennya sebagai benteng etika dan literasi publik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tetap berpijak pada tradisi leluhur. ( Joko Longkeyang  ).