Berita Utama

Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Prabowo: Banyak Pemda Tak Gunakan Anggaran dengan Baik

Fahroji
23
×

Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Prabowo: Banyak Pemda Tak Gunakan Anggaran dengan Baik

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan prara Pemimpin Redaksi.(Foto: BPMI)

EMSATUNEWS.CO.ID, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal. Presiden mengungkapkan masih terdapat anggaran yang telah ditransfer ke daerah tetapi tidak digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Prabowo, pemerintah pusat perlu memastikan setiap anggaran negara benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD).

Presiden mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang justru tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Ucapan Hari Raya Idul Fitri Pemdes Pamijen, Bumiayu

“Kadang-kadang aneh, uang oleh pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer. Gak dipakai,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9).

Baca Juga :  Prabowo Tanam Modal Rp116 T di Cilacap, 13 Proyek Hilirisasi Nasional Resmi Digelar

Presiden menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena tujuan transfer anggaran ke daerah adalah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran sesuai kebutuhan dan prioritas daerah, namun penggunaannya harus tetap efektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Presiden juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa yang dinilai masih belum sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan kepada daerah.

Baca Juga :  Modernisasi Pertahanan, Pangdam IV/Diponegoro Cek Langsung Proyek Strategis 4 Yonif Baru

Baca Juga :  Hari Bela Negara ke-77: Kodim Pemalang Ajak Warga Hadapi Perang Siber

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Satu miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Presiden mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran yang selama ini telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah. “Ke mana uang itu?”

Presiden menegaskan, kebijakan anggaran harus berorientasi pada hasil dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Usia Ke-18, Gerindra Pemalang Perkuat Komitmen "Kompak, Bergerak, Berdampak"

Pemerintah pusat juga perlu memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBN maupun yang ditransfer ke daerah benar-benar menghasilkan pembangunan dan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat.

Sumber: BPMI Setpres