Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di lereng perbukitan Kecamatan Watukumpul. Menindaklanjuti musibah tanah longsor yang menghantam kediaman warga pada Jumat petang, Babinsa Koramil 12/Watukumpul bersama masyarakat bergerak cepat melakukan aksi pembersihan material pada Sabtu pagi (7/2/2026).
Peristiwa memilukan tersebut menimpa rumah milik Waryanto (61), warga Dukuh Sindu RT 13 RW 02, Desa Jojogan. Berdasarkan pantauan di lapangan, tebing yang berada tepat di belakang rumah korban ambrol setelah diguyur hujan lebat berdurasi lebih dari dua jam.
Material tanah yang cukup pekat menjebol tembok bagian ruang keluarga dan kamar tidur sekitar pukul 17.00 WIB. Meski kerusakan bangunan cukup masif, beruntung penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum material tanah memenuhi ruangan.
Mendengar laporan musibah tersebut, Babinsa Desa Jojogan, Serka Sumanto, langsung mengamankan lokasi pada malam kejadian. Langkah preventif diambil dengan mengevakuasi penghuni ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi longsor susulan.”Prioritas kami adalah keselamatan warga. Malam itu juga lokasi kami sterilkan, dan pagi ini kami bersama warga langsung melakukan karya bakti untuk mengangkat material tanah,” ujar Serka Sumanto di sela-sela kegiatannya.
Aksi gotong royong yang dimulai pukul 06.10 WIB tersebut berlangsung sangat tertib. Dengan peralatan manual, tumpukan tanah berhasil disingkirkan dari dalam rumah. Kerugian materiil yang dialami keluarga Waryanto, termasuk kerusakan infrastruktur bangunan dan perabot rumah tangga, ditaksir mencapai Rp20 juta.
Danramil 12/Watukumpul telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk tindak lanjut bantuan bagi korban. Masyarakat pun diimbau tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Watukumpul masih fluktuatif( Joko Longkeyang).















