Emsatunews.co.id, Pemalang – Momentum Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Pemalang menjadi saksi penguatan kolaborasi strategis antara Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang dengan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Institut Agama Islam (IAI) Pemalang. Keduanya sepakat mempererat kerja sama dalam upaya pengabdian kepada masyarakat melalui peluncuran panduan literasi keluarga.
Sinergi ini diwujudkan lewat kegiatan bedah buku bertajuk “10 Program Pokok PKK dalam Perspektif Islam” yang digelar di Kantor Baznas Pemalang pada Sabtu (25/4/2026). Langkah ini dipandang sebagai upaya taktis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan nilai-nilai religius dan akademis.
Kolaborasi Intelektual dan Praktis
Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Ny. dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes., menegaskan bahwa kemitraan dengan PSGA IAI Pemalang memberikan dimensi baru dalam penguatan kapasitas kader. Menurutnya, kerja sama ini merupakan ruang pembelajaran yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dinamika sosial saat ini.”Kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengabdian nyata. Kehadiran buku ini sangat membantu kader PKK di lapangan agar pelaksanaan program kerja kami lebih terarah dan berlandaskan literasi yang kuat,” ungkap Noor Faizah.
Fokus pada Ketahanan Keluarga
Di sisi lain, Dr. Hj. Amiroh selaku narasumber dan perwakilan akademisi menekankan bahwa pengabdian masyarakat ini menyasar fondasi utama bangsa, yakni keluarga. Melalui bedah buku tersebut, para kader dibekali pemahaman mengenai pola asuh anak berbasis kasih sayang guna menangkal fenomena bullying dan pergeseran moral.
Pembahasan tidak hanya menyentuh ranah konsep, tetapi masuk ke praktik keseharian seperti pengelolaan rumah tangga dan penanaman karakter anak sejak dini. Keluarga diposisikan sebagai “madrasah pertama” di mana peran ibu menjadi kunci utamanya.
Membangun Generasi Berkualitas
Kemitraan ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara peran ibu dan ayah dalam menciptakan suasana rumah yang harmonis. Nilai-nilai universal dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi napas dalam pengabdian ini, guna membangun masyarakat Pemalang yang sehat secara mental maupun jasmani.
Dengan adanya kerja sama yang solid antara TP PKK dan PSGA IAI Pemalang, diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi pengabdian masyarakat yang lebih luas. Hal ini bertujuan mewujudkan masyarakat yang berdaya, religius, dan mandiri, selaras dengan semangat perjuangan Kartini di masa kini.**( Joko Longkeyang ).















