Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Cegah Banjir, Warga Pegundan Kompak “Serbu” Sungai untuk Kerja Bakti

Joko Longkeyang
24
×

Cegah Banjir, Warga Pegundan Kompak “Serbu” Sungai untuk Kerja Bakti

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat gotong royong masih terjaga erat di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Pada Senin (5/01/2026), warga dari berbagai dusun berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti besar-besaran dengan sasaran utama pembersihan aliran sungai jati yang melintasi wilayah desa tersebut.

Kepala Desa Pegundan, Sutrisno, yang memimpin langsung jalannya aksi ini, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama untuk mengantisipasi potensi penyumbatan aliran air, terutama saat debit air meningkat.

Advertisement

Sungai yang melintasi Desa Pegundan memiliki peran vital bagi pengairan dan sanitasi lingkungan. Karena melintasi beberapa wilayah dusun, kerja bakti ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat di setiap wilayah yang dilewati aliran sungai.”Kami ingin memastikan lingkungan tetap sehat dan asri. Kerja bakti ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tapi juga memperkuat silaturahmi antarwarga dusun,” ujar Sutrisno di sela-sela kegiatannya.

Baca Juga :  Peringati Pertempuran Lima Hari Semarang, Gubernur Ajak Masyarakat Gelorakan Semangat Pantang Menyerah

Selain membersihkan sampah plastik dan limbah rumah tangga, warga juga fokus pada pembersihan tanaman liar serta pengerukan sedimen yang mulai mendangkalkan badan sungai. Langkah ini dianggap sangat krusial agar aliran air tidak meluap ke permukiman warga maupun area persawahan di sekitarnya.

Baca Juga :  DPRD Pemalang Terima Audiensi IPNA Terkait Pendataan Pegawai Non-ASN

Sutrisno memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warganya yang rela meluangkan waktu demi kepentingan publik. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tidak membuang sampah ke aliran sungai.”Kesadaran kolektif adalah kunci. Jika sungai bersih, masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya, baik dari segi kesehatan maupun kenyamanan lingkungan,” pungkasnya.( Joko Longkeyang)