Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Kendalikan Harga Pangan, Pemprov Jateng Siapkan 308 Pasar Murah

Joko Longkeyang
10
×

Kendalikan Harga Pangan, Pemprov Jateng Siapkan 308 Pasar Murah

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Melalui sinergi lintas instansi, Pemprov Jateng berencana menggelar 308 titik Gerakan Pangan Murah (GPM) serta memberikan subsidi khusus untuk komoditas cabai guna meredam lonjakan harga di pasar.

​Langkah strategis ini diawali dengan peninjauan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di Pasar Projo Ambarawa, Jumat (20/2/2026) pagi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan memantau fluktuasi harga kebutuhan dasar masyarakat.

Advertisement

​Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah harga pangan relatif terkendali, namun komoditas cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan hingga menyentuh angka Rp80.000 per kilogram. Menanggapi hal tersebut, Gubernur menginstruksikan BUMD Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk segera melakukan operasi pasar.”Segera tindak lanjuti bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Koordinasikan secara intensif dengan dinas dan instansi terkait agar harga kembali stabil,” tegas Ahmad Luthfi usai berdialog dengan para pedagang pasar.

Baca Juga :  Investasi Jateng Melonjak, Gubernur Ahmad Luthfi Ungkap Resep Rahasia: ‘Gotong Royong’ Lintas Sektor

​Sebagai bentuk intervensi konkret, Pemprov Jateng memberikan subsidi sehingga cabai dapat dijual seharga Rp65.000 per kilogram di tingkat konsumen melalui program JTAB. Langkah ini diambil mengingat tingginya permintaan luar daerah, seperti Jakarta, yang ikut memicu penarikan stok dari Jawa Tengah.

​Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah memastikan bahwa stok 12 komoditas pangan strategis, termasuk beras, masih dalam kondisi surplus dan aman hingga Maret 2026. Meski terdapat kenaikan pada harga daging ayam dan sapi, angkanya dinilai masih berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Baca Juga :  Pantai Blendung‘Hilang’ , Gubernur Jateng Tinjau dan Akan Bangun Tanggul Sepanjang 1 Km

​Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan, Sri Broto Rini, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota ini ditargetkan mampu menjaga daya beli masyarakat. “Secara umum stok aman, namun intervensi tetap diperlukan pada komoditas yang melampaui rata-rata harga provinsi,” ujarnya.

​Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan pangan hingga Hari Raya Idulfitri mendatang agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.**( Joko Longkeyang)