Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebesDaerahNasional

Brebes Bakal Jadi Pusat Susu Nasional, Mega Farm 30 Ribu Sapi Segera Dibangun!

Joko Longkeyang
9
×

Brebes Bakal Jadi Pusat Susu Nasional, Mega Farm 30 Ribu Sapi Segera Dibangun!

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Kabupaten Brebes bersiap mencetak sejarah baru dalam peta ketahanan pangan Indonesia. Sebuah megaproyek peternakan sapi perah terpadu dengan skala raksasa akan segera berdiri di atas lahan seluas 710 hektare, menjadikannya peternakan terbesar di tanah air.

Advertisement

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap investasi yang digawangi oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) ini. Menurutnya, proyek ini selaras dengan fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2026 yang membidik swasembada pangan sebagai prioritas utama.

​”Kita harus memberikan dukungan penuh agar Brebes memiliki daya saing yang kuat. Investasi strategis seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat kemandirian pangan kita, khususnya pada sektor produksi susu,” ujar Ahmad Luthfi usai menerima kunjungan dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan di Semarang, Kamis (16/4/2026).

​Loncatan Produksi Nasional

Direktur Jenderal PKH Kementan, Agung Suganda, menjelaskan bahwa peternakan ini akan menampung lebih dari 30.000 ekor sapi. Kapasitas ini melampaui rekor peternakan terbesar saat ini yang berada di kisaran 20.000 ekor dalam satu kawasan.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 126/KC Lakukan Pengobatan Massal di Wilayah Perbatasan

​Kehadiran mega farm ini diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen dari total kebutuhan susu nasional. Mengingat saat ini Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi 80 persen kebutuhan susu, proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret menekan ketergantungan tersebut.

​”Jika sudah beroperasi, posisi Jawa Tengah dalam produksi susu nasional bisa melesat ke peringkat dua, bahkan bersaing ketat dengan Jawa Timur,” tambah Agung.

​Ekosistem Modern dan Berkelanjutan

Bukan sekadar peternakan biasa, perwakilan PT GDB, Ihsan Mulia Putri, mengungkapkan bahwa lokasi ini akan mengusung konsep close loop system. Teknologi ramah lingkungan diterapkan melalui pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk, serta sistem daur ulang air yang efisien.

Baca Juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Pjs Bupati Pemalang Ajak Warga Teladani Semangat Kepahlawanan  

​Selain fasilitas kandang, di kawasan tersebut juga akan dibangun pabrik pakan, industri pengolahan susu, hingga perkebunan jagung sebagai penyokong pakan ternak.

​Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Proyek ini tidak hanya bicara angka produksi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. Sedikitnya 5.000 petani pakan dan 8.000 peternak lokal akan dilibatkan dalam ekosistem bisnis ini.

​Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyambut optimis kehadiran investasi berskala nasional tersebut. Ia menilai proyek ini merupakan peluang emas untuk menciptakan lapangan kerja baru dan menekan angka kemiskinan di wilayahnya.

​”Ini adalah kebanggaan bagi warga Brebes. Kami siap mendukung dari sisi regulasi agar proyek ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

​Proses penyiapan lahan dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026. Sementara itu, pembangunan fisik ditargetkan rampung pada akhir 2027, dengan agenda pemerahan susu perdana (first milking) pada Desember 2027.**( Joko Longkeyang).