Emsatunews.co.id, Pemalang – Suasana penuh khidmat sekaligus haru menyelimuti halaman Gedung Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang pada Kamis (16/4/2026) malam. Momen tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian dua pucuk pimpinan strategis perusahaan pelat merah tersebut.

Dua sosok sentral yang dilepas adalah Moch Arief Setiawan, S.H., M.H., selaku Direktur Administrasi dan Keuangan, bersama Julianto, S.E., yang menjabat sebagai Direktur Teknik masa bakti 2023–2026. Pelepasan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan manajerial perusahaan air minum kebanggaan warga Pemalang tersebut.
Apresiasi dari Sang Bupati
Hadir langsung dalam agenda tersebut, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memberikan testimoni mendalam bagi kedua direktur yang purna tugas. Ia menilai keberhasilan Tirta Mulia menjaga stabilitas pelayanan air bersih hingga saat ini merupakan buah tangan dingin dari manajemen yang solid.”Dedikasi dan perhatian yang telah Bapak Arief dan Bapak Julianto berikan sangat luar biasa. Berkat kontribusi mereka, Perumda Tirta Mulia tetap eksis dan konsisten melayani kebutuhan masyarakat Pemalang,” tutur Bupati Anom dalam sambutannya.
Estafet di Masa Transisi
Seiring dengan kosongnya kursi direksi definitif, tongkat estafet operasional kini beralih sementara ke tangan Dewan Pengawas. Hal ini ditegaskan oleh Moh. Sidik, yang menyebutkan bahwa langkah tersebut diambil guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan tanpa hambatan.
Selama masa transisi, tugas manajerial diemban oleh: Agus Tofit (Fungsi Direktur Administrasi dan Keuangan), Sarwo Edy (Fungsi Direktur Teknik), Moh. Sidik (Plt. Direktur Utama)
Target Besar di Depan Mata
Meski sedang dalam masa pergantian kepemimpinan, Bupati Anom menaruh harapan besar agar Tirta Mulia tidak sekadar jalan di tempat. Ia menantang jajaran internal untuk mengerek performa perusahaan hingga mampu menembus peringkat 5 besar nasional. “Kita punya potensi besar. Saya ingin ke depannya Tirta Mulia masuk jajaran perusahaan air minum elit di Indonesia melalui kerja keras dan konsistensi,” pungkasnya.
Seremoni purna tugas ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga momen konsolidasi bagi seluruh pegawai Perumda Tirta Mulia untuk semakin memperkuat pelayanan publik di masa depan.**( Joko Longkeyang).















