Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Jembatan Garuda Rampung, Warga Mendelem Gelar Syukuran Sederhana

Joko Longkeyang
16
×

Jembatan Garuda Rampung, Warga Mendelem Gelar Syukuran Sederhana

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Kabar gembira datang dari pedalaman Kabupaten Pemalang. Setelah dinanti sekian lama, pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Perumasan akhirnya rampung sepenuhnya. Sebagai bentuk syukur, warga Dusun Karang Anyar, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, bersama aparat kewilayahan menggelar tasyakuran dan doa bersama pada Jumat (17/4/2026).

​Acara yang berlangsung khidmat di area jembatan tersebut menjadi simbol kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kehadiran infrastruktur ini dinilai sangat vital lantaran menjadi urat nadi transportasi utama yang menghubungkan akses antarwilayah di desa tersebut.

Advertisement

​Sinergi untuk Kesejahteraan

​Kepala Desa Mendelem, Saryo, bersama Babinsa Sertu Sugeng Pratikno hadir langsung di tengah kerumunan warga. Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, Ustad Sai’in. Dalam rapalan doanya, ia berharap infrastruktur baru tersebut membawa keberkahan dan keselamatan bagi setiap pelintasnya.

Baca Juga :  Lulus dari Kampus, 246 Wisudawan INSIP Ditantang Masuki Dunia Nyata

​”Kami memohon agar jembatan ini kokoh berdiri dan menjadi jalan pembuka rezeki bagi masyarakat Mendelem,” ujar Ustad Sai’in di sela-sela kegiatan.

​Apresiasi dari Koramil 11/Belik

​Danramil 11/Belik, Kapten Cpm Suwarto, melalui Babinsa Sertu Sugeng Pratikno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga. Menurutnya, keberhasilan proyek ini tidak lepas dari semangat gotong royong yang masih kental di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bentuk Dukungan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Danramil 1710-07/Mapurujaya Hadiri Program CSR

​”Jembatan Garuda bukan sekadar beton dan baja, melainkan bukti nyata sinergi kita semua. Kami mengimbau warga untuk bersama-sama merawat fasilitas ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pesan Sertu Sugeng Pratikno menyampaikan amanat Danramil.

​Dampak Ekonomi dan Sosial

​Secara teknis, Jembatan Garuda diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh warga dalam mengangkut hasil bumi serta mempermudah mobilitas anak sekolah. Sebelumnya, akses di titik Sungai Perumasan cukup menantang, terutama saat debit air meningkat.

​Acara tasyakuran tersebut ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat. Kebersamaan yang tercipta mempertegas bahwa pembangunan fisik yang sukses harus diiringi dengan penguatan ikatan sosial antarwarga.**( Joko Longkeyang).