Pemalang, EMSATUNEWS.CO.ID – Warga Desa Kebandungan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap sebuah hunian pada Kamis (30/7/2026) malam. Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 21.15 WIB di rumah milik Suherman (43), seorang wiraswasta yang beralamat di RT 03 RW 04. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah harus menelan pil pahit akibat kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Kronologi kejadian bermula saat Suherman meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong pada pukul 16.00 WIB untuk berdagang ke daerah Kesesi. Sekitar lima jam kemudian, ia menerima kabar darurat bahwa rumahnya tengah dilalap si jago merah. Saat tiba di lokasi, api sudah menghanguskan bagian atap dan mengeluarkan asap tebal disertai suara ledakan sebanyak tiga kali. Saksi mata, Nurochim dan Didi Apriliyanto, membenarkan adanya ledakan tersebut yang diduga kuat berasal dari komponen elektronik atau instalasi listrik yang korslet akibat panas berlebih. “Awalnya kami lihat asap tebal dari atap, lalu terdengar bunyi ‘duk’ beberapa kali sebelum api membesar,” kata salah satu saksi di lokasi kejadian.
Polsek Bodeh Polres Pemalang segera merespons laporan dari perangkat desa Hanji Rustono. Personel piket SPKT bersama anggota lainnya langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pengamanan, pemadaman sisa bara, serta pendataan awal. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan penyebab utama adalah konsleting listrik. Bangunan berukuran 8×8 meter tersebut mengalami kerusakan parah, mencakup struktur atap, plafon, dan sebagian isi rumah. Kapolsek Bodeh melalui laporan resmi menegaskan bahwa pihaknya telah mencatat keterangan korban dan saksi, serta menginput data ke aplikasi Dors untuk tindak lanjut administrasi dan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat di musim kemarau untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama. Matikan semua peralatan elektronik yang tidak digunakan dan pastikan kabel-kabel dalam kondisi baik untuk mencegah risiko serupa. Kapolres Pemalang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area pemukiman padat. Selamat kepada keluarga Suherman atas musibah yang menimpa; semoga bantuan dari tetangga dan kerabat dapat meringankan beban pemulihan pasca-kebakaran. Mari jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk menjaga keselamatan aset dan lingkungan bersama. *( Joko Longkeyang )















