PEMALANG, Emsatunews.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang Kabupaten Pemalang. Tim penyidik lembaga antirasuah tersebut mendatangi Kompleks Kantor Bupati Pemalang dan langsung menggeledah ruang kerja bupati pada Jumat (31/7/2026) siang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebanyak 10 penyidik KPK tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB dengan mengendarai beberapa unit mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV). Kedatangan aparat penegak hukum ini sontak menarik perhatian pegawai dan warga sekitar yang berada di lingkungan pusat pemerintahan tersebut.
Sebelum menyatroni Kantor Bupati Pemalang, tim penyidik terlebih dahulu bergerak cepat melakukan penggeledahan di kediaman salah satu orang kepercayaan Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro. Rumah tersebut diketahui berlokasi di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga.
Setibanya di Gedung Kantor Bupati, penyidik yang mengenakan atribut resmi langsung bergegas menuju ruang kerja bupati. Menariknya, dalam operasi senyap tersebut, petugas terlihat membawa tiga koper berukuran besar berwarna krem dan hitam saat memasuki ruangan. Koper-koper ini diduga kuat akan digunakan untuk mengangkut berbagai dokumen penting serta barang bukti krusial yang berkaitan erat dengan perkara yang sedang disidik.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan di ruang kerja orang nomor satu di Pemalang itu masih berlangsung secara tertutup. Penjagaan ketat tampak diberlakukan oleh aparat keamanan di sekitar lokasi untuk sterilnya area penggeledahan.
Hingga kini, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait apa saja barang bukti yang berhasil diamankan maupun rincian perkembangan terbaru dari kasus yang menjerat sang kepala daerah. Sementara itu, aktivitas perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang terpantau tetap berjalan di tengah ketegangan proses hukum yang sedang berlangsung. Awak media masih terus bersiaga menanti keterangan pers resmi dari juru bicara lembaga antirasuah tersebut.( Joko Longkeyang).















