Scroll ke Atas
banner 970x250
Berita Utama

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Kabupaten Purbalingga

19
×

Lapakemane Brebes Berguru Ke Tuka Tuku Kabupaten Purbalingga

Sebarkan artikel ini

 

Advertisement
banner 970x250
Scroll Untuk Baca

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Lapakemane sebagai sentra produk Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Brebes berupaya meningkatkan kapasitas anggotanya dengan dilakukan studi tiru ke Tuka Tuku di Purbalingga beberapa waktu lalu. Dalam studi tiru tersebut diiambil beberapa pelajaran yang bisa diterapkan di Kabupaten Brebes, khususnya pelaku UMKM di Lapakemane.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (dinkopumdag) Kabupaten Brebbes Lusiana Indira Isni diruang kerjanya Jumat (9/12/2022)

Lusi mengatakan pihaknya yang memimpin rombongan studi tiru diterima oleh  Kabid UMKM DinkopUKM Kabupaten Purbalingga Adi Purwanto. 

Adi mengaku bangga mendapatkan kunjungan dari rombongan Lapakemane kabupaten  Brebes. 

Adi menceritakan kalau UKM bisa berkembang maju dan ada niatan besar dari para pelaku untuk mengembangkan usahanya seperti halnya Getuk Goreng adalah salah satu makanan khas Sokaraja, sering menjadi buah tangan ketika berkunjung ke Banyumas tepatnya di Sokaraja yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas yang cukup ramai. Apalagi Sokaraja adalah daerah penghubung antara Kabupaten Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara. 

“Hal inilah yang membuat toko oleh-oleh getuk goreng di Sokaraja selalu ramai pembeli walau tempatnya berjejeran,” jelasnya.

Lanjut Adi untuk memudahkan pemantauan para pelaku UMKM di Purbalingga, pihaknya menggabungkan antara sistem paguyuban dan leveling. saat ini sudah ada 52 paguyuban yang menaungi 96 ribu UMKM di Kabupaten Purbalingga. Sedangkan untuk leveling, pihaknya menerjunkan 18 pendamping UMKM di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Gudang Sapu di Desa Botosari Paninggaran Dilalap Api

“Dengan keterbatasan SDM kita bentuk paguyuban sehingga menjadi sangat terkontrol, kita bisa memantau UMKM mana yang bisa maju dan larinya cepat, merekalah yang nantinya kita fasilitasi. Selain itu, di setiap event pemda, UMKM pasti ikut mendukungnya tuturnya 

Tambah Adi sedangkan untuk pendamping UMKM, pihaknya bisa lebih menggali UMKM di pedesaan untuk mendapat fasilitas seperti pelatihan di tingkat kecamatan. Jika terus berkembang, maka akan difasilitasi ke tingkat kabupaten seperti diikutkan dalam pelatihan dari kementrian atau bantuan yang lainnya pungkasnya 

Sementara Kabid Usaha Mikro Dinkopumdag Brebes Lusiana Indira Isni mengungkapkan kalau studi tiru sangat bermanfaat dan tepat menjungi Purbalingga maja diharapkan  Lapakmane kabuoaten Brebes  bisa berjalan seperti halnya Tuka Tuku di bawah naungan dinas terkait sehingga bisa mendapat fasilitas dari pemerintah.

“Dari sisi kedinasan ada yang dipelajari, dengan harapan dari dinas kami bisa lebih support ke teman-teman UMKM Kabupaten Brebes,” ungkapnya – (imam)