Emsatunews.co.id, Pemalang – Prajurit Kodim 0711/Pemalang, di bawah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, bergerak cepat melaksanakan karya bakti pembangunan jembatan Bailey dan Armco di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil untuk membuka kembali isolasi wilayah pascabencana alam.
Pembangunan infrastruktur darurat ini dipimpin langsung oleh Danramil 13/Pulosari, Kapten Inf Nurma Firdous. Fokus pengerjaan mencakup beberapa titik krusial di Desa Penakir, di antaranya:
Jembatan Bailey: Menghubungkan Dukuh Krajan Kali Comal, Dukuh Sigeblog, serta Sungai Gintung di Dukuh Wanasari.
Jembatan Armco: Dibangun di area Sungai Gintung dan Sungai Gesing yang terletak di Dukuh Sawangan.
Proyek ini merupakan respons darurat atas hancurnya jembatan permanen akibat terjangan banjir bandang pada Jumat (24/1/2026) lalu. Kerusakan tersebut sempat melumpuhkan aktivitas harian warga karena hilangnya jalur penghubung utama.
Dalam peninjauan di lapangan, Kapten Inf Nurma Firdous menegaskan bahwa aksi ini adalah bukti nyata kehadiran TNI AD dalam meringankan beban masyarakat.”Kami berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur agar denyut nadi ekonomi, akses pendidikan, dan mobilitas harian warga kembali normal,” ujar Danramil.
Ia menambahkan bahwa pemilihan konstruksi Bailey dan Armco didasarkan pada ketahanan material serta efisiensi waktu pengerjaan yang singkat, sehingga sangat ideal untuk penanganan pascabencana.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari personel Kodim 0711/Pemalang, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), teknisi ahli, hingga relawan. Kepala Desa Pulosari, Agus, beserta warga setempat juga turun tangan langsung dalam proses pembangunan.
Agus menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi TNI. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi warga antar-desa yang selama ini kesulitan melintas.
Melalui karya bakti ini, Kodim 0711/Pemalang tidak hanya membangun fisik jembatan, tetapi juga memperkokoh semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Pemalang.**( Joko Longkeyang)















