Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Lebaran Inklusif: Ahmad Luthfi Pilih Rayakan Idulfitri Bersama Anak Panti dan Difabel

Joko Longkeyang
20
×

Lebaran Inklusif: Ahmad Luthfi Pilih Rayakan Idulfitri Bersama Anak Panti dan Difabel

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Ada pemandangan berbeda di Wisma Perdamaian, Semarang, pada perayaan Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memutuskan untuk meniadakan tradisi open house formal dan memilih merayakan hari kemenangan bersama ratusan anak panti asuhan serta komunitas difabel.

​Langkah ini diambil sebagai simbol kesederhanaan dan kepedulian sosial. Alih-alih menggelar pesta pora, Ahmad Luthfi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memfokuskan kegiatan pada penyaluran santunan bagi dhuafa, yatim piatu, dan warga disabilitas.​”Tahun ini tidak ada open house. Kami ingin esensi Idulfitri, yakni berbagi kebahagiaan, dirasakan langsung oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semua manusia memiliki derajat yang sama di hadapan Tuhan,” ujar Ahmad Luthfi di sela-sela acara.

Advertisement
Baca Juga :  Ahmad Luthfi ke Plt Bupati Pekalongan: Layani Rakyat, Jangan Tebang Pilih!

​Momen Hangat dan Tanpa Sekat

Suasana haru sekaligus ceria menyelimuti gedung bersejarah tersebut. Tanpa protokol ketat yang kaku, Gubernur terlihat membaur, berbincang akrab, bahkan menggendong anak-anak panti asuhan. Didampingi Sekda Jateng Sumarno, Luthfi menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan inklusivitas di wilayah Jawa Tengah.

​Kegembiraan ini dirasakan langsung oleh Heksasari Ratna Dewi, Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga. Menurutnya, undangan ini menjadi pengalaman luar biasa bagi anak-anak asuhnya.​”Anak-anak sangat antusias sejak pagi. Ini adalah momen langka bagi mereka untuk bisa keluar (outing) dan merayakan Lebaran di tempat istimewa seperti ini,” ungkap Heksasari.

​Apresiasi dari Komunitas

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Percepat Pemulihan Pasar Kota Wonogiri Pascakebakaran, Kucurkan Bantuan Rp1 Miliar

Senada dengan Heksasari, Ketua Yayasan Komunitas Sahabat Difabel, Hidayah, mengaku sangat terharu. Ia menilai perhatian Gubernur Ahmad Luthfi memberikan rasa percaya diri dan pengakuan bagi komunitas difabel.

​”Ini pertama kalinya kami diundang secara khusus merayakan Lebaran di Wisma Perdamaian. Kami merasa sangat dihargai dan tidak ada jarak dengan pemimpin kami,” tuturnya.

​Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji, jajaran direksi Bank Jateng, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin.

​Melalui agenda ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan pesan kuat bahwa perayaan hari besar keagamaan sejatinya adalah tentang memperkuat solidaritas kemanusiaan dan meruntuhkan sekat sosial di masyarakat. **( Joko Longkeyang).