PEMALANG, Emsatunews.co.id — Membangun ruang aman bagi anak-anak dimulai dari kesadaran! Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Desa Kauman 2026 melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan bertajuk “Kenali, Cegah, dan Lawan Bullying: Membangun Ruang Aman bagi Anak” di SDN 09 Purwoharjo, Desa Kauman, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 93 siswa kelas 3 hingga kelas 6, dikemas secara interaktif agar pemahaman tentang perundungan dapat diterima dengan mudah, menyenangkan, dan berkesan mendalam.
Kegiatan dirancang dengan pembagian peran yang rapi — mulai dari MC, pemateri, logistik, operator, fotografer, hingga time keeper — agar setiap tahapan berjalan tertib dan sesuai rencana. Diawali dengan sesi ice breaking berupa kuis Benar atau Salah yang sangat seru! Peserta diajak maju ke depan dan merespons pertanyaan dengan melompat ke arah yang telah ditentukan. Suasana langsung menjadi hidup, antusiasme meledak — dan tanpa disadari, siswa pun semakin memahami berbagai bentuk perundungan serta dampaknya.
Setelah materi tersampaikan, tibalah sesi yang paling bermakna: menggambar, mewarnai, dan ruang aman bercerita. Peserta diberi kesempatan menuliskan pengalaman atau pemahaman mereka tentang perundungan, lalu menghias tulisan tersebut dengan warna-warni kreasi sendiri. Pendekatan ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman secara terbuka tanpa merasa dihakimi, didampingi sepenuhnya oleh tim KKN. Setiap goresan warna dan setiap kata yang tertulis menjadi ungkapan hati — harapan agar sekolah menjadi tempat yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi semua.
Varelladika Akbar, selaku pemimpin kegiatan, turut mendampingi peserta, membantu menuliskan pengalaman mereka, serta memastikan setiap kelompok tetap tertib dan nyaman. “Melalui permainan dan aktivitas kreatif seperti menuliskan pengalaman lalu menghiasnya, kami ingin siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga merasakan dan menyampaikan apa yang mereka pahami dengan cara yang lebih bermakna,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi pemenang kegiatan mewarnai dan sesi foto bersama yang penuh kebahagiaan. Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi — melainkan benih perubahan yang ditanamkan ke dalam hati setiap anak: bahwa setiap orang berhak dihormati, bahwa perundungan itu salah, dan bahwa bersama-sama kita bisa menciptakan ruang yang aman untuk semua. Langkah kecil ini adalah fondasi besar bagi masa depan sekolah yang lebih baik!
Penulis: Varelladika Akbar — Prodi Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing: Ns. Ice Septriani Saragih, S.Kep., M.Kep
Foto: Dokumentasi Tim II KKN Undip 2026 — SDN 09 Purwoharjo
Kontak Media: @kkn.undip
Editor : Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.














