Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Sebuah Gagasan Inovasi Pengelolaan Sampah oleh Sigit Dwi Pamungkas Lurah Purwoharjo 

1369
×

Sebuah Gagasan Inovasi Pengelolaan Sampah oleh Sigit Dwi Pamungkas Lurah Purwoharjo 

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Di tengah pro dan kontra tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah muncul sebuah solusi inovatif dari Sigit Dwi Pamungkas, Kepala Kelurahan Purwoharjo. Sebagai alumni IPDN angkatan 2016, Sigit mengemukakan gagasan sederhana namun brilian yang mendukung program Bupati Pemalang, H. Mansur Hidayat, S.T., M.Ling., yaitu pengolahan sampah selesai di tingkat desa.

Gagasan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan di Kabupaten Pemalang untuk masa yang akan datang. Dalam wawancara di Kantor Kelurahan Purwoharjo pada hari Jumat, 14 Juni 2024, Sigit menekankan pentingnya kerjasama dengan SMK Negeri maupun SMK Swasta di Kabupaten Pemalang untuk memproduksi alat penghancur sampah atau mendaur ulang. “Ke depan kita bisa menggandeng SMK Negeri/Swasta di Kabupaten Pemalang untuk bisa membuat alat penghancur sampah atau mendaur ulang sampah sehingga sampah tidak menggunung dan sampah juga bisa menghasilkan nilai tambah untuk masyarakat, apalagi program Pak Bupati Pemalang H. Mansur Hidayat,S.T., M.Ling sangat untuk menyelesaikan masalah di desa masing-masing yang tentu membutuhkan sebuah mesin penghancur atau daur ulang,” ujar Sigit.

Baca Juga :  Syukuran Melepas C Jadi PNS

Prestasi siswa SMK di Kabupaten Pemalang yang telah berhasil membuat mobil hemat BBM, mesin bercocok tanam padi, dan mengubah motor reguler menjadi motor listrik dan lain-lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu menjadi inspirasi bagi gagasan ini.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Santuni Yatim Piatu di HUT Tugu Nasi Goreng Ke: 3

” Saya yakin bahwa dengan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang dan inovasi dari anak-anak SMK, masalah sampah di Kabupaten Pemalang dapat diatasi dan bahkan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” beber Sigit.

Kerjasama ini diharapkan tidak hanya akan mengurangi volume sampah yang menggunung di TPA, tetapi juga menginspirasi inovasi dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Pemalang. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemalang bergerak maju menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.(Joko Longkeyang )